Ekonomi dan Pembangunan

Keluh Kesal Masyarakat Rokan Hulu Terhadap PT ARP.

Rokan Hulu, mitratnipolri.com :


Beberapa bln terakhir keluhan slalu kembali dari masyarakat desa rantau sakti dan suplayer yang menjual buah kelapa sawit ke pt ARP arya rama prakasa yang terletak di tengah tengah desa rantausakt. Selasa, (31/01/2023)


Masyarakat sampai saat ini tidak pernah merasakan ataupun kemitraan Pt ARP yang beroprasi pengolahan buah TBS atau buah tandan segar yang di kelola sehingga menjadi cpo, masyarakat sangat kecewa dengan perusahaan pt ARP di karnakan tidak ada prioritas untuk para suplayer yang berada di desa nya sendiri

masyarakat sangat mengeluh dengan tidak ada nya prioritas buat suplayer yang menjual buah kelapa sawit di pt ARP,
di karenakan selalu banyak sortiran nya sehingga membuat para suplayer banyak merugi sehingga mereka ber komit men tidak mau menjual buah tersebut ke pt ARP.

dengan ada nya penyambung kata para suplayer meminta bantuan kepada awak media mitratnipolri.com, agar dapat menyampaikan keluhan masyarakat, dan bukan itu aja dan banyak lagi yang harus di ketahui oleh pihak pemerintah dan pihak dinas lingkungan hidup kab rokanhulu.

Agar kiranya segera dapat mengklaripikasi dan membantu masyarakat yang selama berdiri nya perusaha an/atau pt ARP (Arya Rama Prakasa) tidak pernah memberikan kontri busi untuk masyarakat untuk lingkungan yang dekat atau 1 km per segi,
Mohon untuk bpk camat tambusai utara kab. rokan hulu / Bpk bupati dan pihak dinas lingkungan hidup agar segera mengklaripikasi dan menegur pihak perusaan pt ARP, ini sangat lah di harap kan masyarakat desa rantau sakti. Agar masyarat memang merasakan ada nya kontri busi atau prioritas dari pt ARP. Semoga dengan berita ini ada perubahan kedepan nya dan itu dapat di rasakan oleh masyarakat desa rantau sakti dan para suplayer warga desa Rantau sakti.

Karena dengan berkurang nya para suplayer yang menjual buah TBS ke pt ARP banyak kerugian yang di rasakan oleh spsi ( SPTI desa rantausakti) yang membongkar buah tersebut, kerugian mencapai 50% dari sebelum nya, pungkas masyarakat desa rantausakti.

Jurnalis : (Suharman)

Editor : (Nanang S)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button