Semua Artikel

Nelayan Tak Melaut Harga Ikan di Pasar Melambung Tinggi

Lhokseumawe, Aceh, mitratnipolri.com :

Harga ikan di pasar kota Lhokseumawe, sejak dua Minggu melambung, itu terjadi karena nelayan tidak bisa melaut akibat cuaca buruk.

Angin kencang disertai hujan lebat dan gelombang tinggi.
Pasokan ikan laut di pasar Inpres kota Lhokseumawe, sangat terbatas sekali, pantauan Media Mitra TNI POLRI com, sabtu (3/6/2023).

Tidak ada ikan yang umumnya seperti ikan tuna, tongkol, kemiri dan lain-lain.
Tgk Hamdani, Ujung Blang (57) pedagang ikan di pasar Ujung Blang mengatakan sejak dua Minggu ini terbatas pasokannya.

Kata Tgk Hamdani, diduga akibat gelombang tinggi angin kencang dan hujan lebat, para nelayan tidak bisa melaut sehingga ikan jadi sedikit.
Puluhan nelayan tidak berani melaut ikan sedikit itu pun kami ambil di pasar Pusong, ujarnya.
Kata Tgk Hamdani Ujung Blang, dengan berkurangnya ikan laut, makanya harga jadi mahal.

Seperti ikan tuna Rp 100.000 per kilogram, tongkol Rp 50.000 per kilogram, tenggiri Rp 100.000 per kilogram.
Mau tidak mau harga tetap naik harganya memang ikan selama ini sangat terbatas sekali.

Orang juga tidak bernafsu kali untuk membeli ikan dengan harga selangit.
Senada dengan Tgk Hamdani, Tgk Faisal salah seorang pedagang ikan di pasar Inpres kota Lhokseumawe, mengaku selama ini ikan berkurang lantaran ikan terbatas.

Pembeli sepi sepi tentu omset kami berkurang yang beli hanya sedikit.
Ampon Said (46) mengaku selama beberapa Minggu ini sulit mencari ikan di pasar, begitu juga dengan Tgk Surya sangat sulit sekali kita membeli ikan di pasar kalau kita kesiangan cuma yang tinggal lapak kosong sebutnya.
Untuk sementara jangan makan ikan dulu tidak masalah, kan masih ada ayam, tempe, tahu, ujarnya.

Jurnalis : (Muslim)

Editor : ( Red/Taufik).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button